![]() |
| foto istimewah |
Ternate, 13 Februari 2026 — Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Provinsi Maluku Utara mematangkan pelaksanaan MK ISNU (Madrasah Kader Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama) yang akan dirangkaikan dengan Konferensi Wilayah (Konferwil) ISNU Maluku Utara. Dua agenda strategis ini menjadi momentum penting dalam penguatan kaderisasi dan konsolidasi organisasi di tingkat wilayah.
Kegiatan tersebut direncanakan akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU) periode 2025–2030, Kamaruddin Amin (Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A.). Kehadiran pimpinan pusat menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan struktur dan kualitas kader ISNU di daerah.
Sekretaris PW ISNU Maluku Utara, Dr. Adnan Mahmud, MA, menjelaskan bahwa MK ISNU merupakan instrumen kaderisasi untuk memperkuat ideologi, wawasan kebangsaan, serta kapasitas kepemimpinan para sarjana Nahdlatul Ulama. Sementara itu, Konferensi Wilayah menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat provinsi untuk melakukan evaluasi, merumuskan program kerja, serta memilih kepengurusan periode selanjutnya.
“MK ISNU kita siapkan sebagai ruang pembinaan intelektual dan penguatan karakter kader. Sedangkan Konferensi Wilayah adalah forum konsolidasi dan penentuan arah kebijakan organisasi ke depan. Keduanya saling melengkapi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sebagai organisasi yang menghimpun kalangan akademisi dan profesional NU, ISNU memiliki tanggung jawab strategis dalam memberikan kontribusi pemikiran bagi pembangunan daerah.
“Melalui MK ISNU, kita membangun kualitas kader. Melalui Konferwil, kita menata arah gerak organisasi. Kehadiran Ketua Umum PP ISNU tentu menjadi motivasi besar bagi pengurus dan anggota di Maluku Utara,” tambahnya.
Materi dalam MK ISNU akan mencakup penguatan nilai Ahlussunnah wal Jamaah, dinamika keorganisasian, kepemimpinan transformatif, serta peran intelektual NU dalam merespons tantangan sosial dan kebangsaan. Sementara dalam Konferwil, agenda utama meliputi laporan pertanggungjawaban kepengurusan, pembahasan rekomendasi strategis, serta pemilihan kepengurusan baru secara demokratis sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi.
PW ISNU Maluku Utara berharap rangkaian MK ISNU dan Konferensi Wilayah ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat eksistensi dan peran ISNU sebagai wadah intelektual Nahdlatul Ulama di Maluku Utara.
Dengan semangat berkhidmat untuk NU dan bangsa, kegiatan ini diharapkan melahirkan kader-kader unggul serta kepemimpinan yang mampu membawa ISNU Maluku Utara semakin progresif dan kontributif bagi daerah. (red/tim)
