Polisi Ringkus Pencuri Tas WNA Asal Prancis di Halbar

Editor: Admin

 

Foto  Aparat kepolisian dari Polsek Jailolo Selatan bersama tim gabungan Polres Halmahera Barat berhasil mengungkap kasus pencurian tas milik seorang warga negara asing (WNA) asal Prancis dalam waktu kurang dari 10 jam setelah laporan diterima. Keberhasilan ini menunjukkan respons cepat aparat dalam menjaga keamanan, khususnya bagi wisatawan yang berkunjung ke wilayah Halmahera Barat.

Sofifi, - Aparat kepolisian dari Polsek Jailolo Selatan bersama tim gabungan Polres Halmahera Barat berhasil mengungkap kasus pencurian tas milik seorang warga negara asing (WNA) asal Prancis dalam waktu kurang dari 10 jam setelah laporan diterima. Keberhasilan ini menunjukkan respons cepat aparat dalam menjaga keamanan, khususnya bagi wisatawan yang berkunjung ke wilayah Halmahera Barat.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 17.45 WIT di Jalan Trans Halmahera, tepatnya di kawasan Gunung Potong, Desa Domato, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat.

Korban diketahui bernama Jimmy (23), seorang warga negara Prancis yang sedang melakukan perjalanan bersepeda melintasi Pulau Halmahera. Saat itu, korban dalam perjalanan dari Dodinga menuju Sidangoli dengan menggunakan sepeda touring.

Dalam perjalanan tersebut, Jimmy sempat mengalami kesulitan ketika melintasi tanjakan di kawasan Gunung Potong, pada saat itu, seorang pengendara sepeda motor yang tidak dikenal menghampiri dan menawarkan bantuan untuk mendorong sepeda korban melewati tanjakan.

Korban yang merasa terbantu tidak menaruh kecurigaan terhadap orang tersebut., setelah berhasil melewati tanjakan, keduanya kemudian berpisah dan korban melanjutkan perjalanan menuju Sidangoli.

Namun, setibanya di Sidangoli, tepatnya di salah satu pusat perbelanjaan, Jimmy menyadari bahwa tas yang sebelumnya diletakkan di bagian belakang sepedanya telah hilang, korban kemudian memeriksa kembali rekaman video yang sempat diambilnya selama perjalanan.

Dari rekaman tersebut, korban menduga bahwa tas miliknya diambil oleh pengendara sepeda motor yang sebelumnya membantunya saat melewati tanjakan, atas kejadian tersebut, korban segera melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pihak kepolisian.

Adapun isi tas yang hilang cukup penting, yakni paspor milik korban, sebuah telepon satelit, beberapa kartu kredit, serta uang tunai sebesar Rp7.000.000.

Menerima laporan tersebut, aparat Polsek Jailolo Selatan segera bergerak melakukan penyelidikan. Polisi memanfaatkan rekaman video milik korban sebagai petunjuk awal untuk mengidentifikasi pelaku.

Selain itu, aparat juga melakukan pelacakan terhadap telepon satelit milik korban yang ikut terbawa dalam tas yang dicuri, upaya ini menjadi salah satu kunci penting dalam mempersempit pergerakan terduga pelaku.

Kapolsek Jailolo Selatan, Ipda Agung Wira, menjelaskan bahwa dari hasil penyelidikan awal, keberadaan terduga pelaku berhasil terdeteksi berada di wilayah Desa Guamaadu, Kecamatan Jailolo.

“Setelah kami mendapatkan informasi mengenai keberadaan terduga pelaku, tim langsung bergerak menuju lokasi yang dimaksud untuk melakukan penindakan,” ujar Kapolsek.

Tim gabungan kemudian melakukan operasi penangkapan pada Rabu (11/3/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIT, dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan seorang pria berinisial JW yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian tas milik WNA tersebut.

Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Polsek Jailolo Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pengembangan dan pemeriksaan awal yang dilakukan penyidik, diketahui bahwa JW bukanlah pelaku baru dalam kasus tindak pidana pencurian, ia juga mengungkapkan bahwa JW merupakan seorang residivis yang telah beberapa kali terlibat dalam kasus serupa.

“Berdasarkan catatan kepolisian, yang bersangkutan merupakan residivis, ia sudah dua kali menjalani hukuman dengan kasus pencurian yang sama dan sebelumnya pernah menjalani masa pidana di Lapas Kelas IIB Tobelo,” jelas Kapolsek.

Riwayat tersebut membuat aparat kepolisian semakin mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak kejahatan lain yang terjadi di wilayah tersebut.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polsek Jailolo Selatan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga terus melakukan pendalaman terkait barang bukti serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

Kapolres Halmahera Barat, AKBP Teguh Patriot, mengungkapkan apresiasi atas kerja cepat jajaran Polsek Jailolo Selatan dan tim gabungan yang berhasil mengungkap kasus tersebut dalam waktu singkat.

Keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, termasuk wisatawan yang berkunjung ke wilayah Halmahera Barat.

“Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat maupun wisatawan yang datang berkunjung. Setiap laporan yang masuk akan kami tindaklanjuti secara cepat dan profesional,” tegas Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa keamanan wisatawan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung sektor pariwisata di daerah.

Karena itu, pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan serta memperkuat koordinasi dengan masyarakat untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

Polres Halmahera Barat juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kejahatan di lingkungan sekitar,

apabila masyarakat mengetahui atau mengalami tindak kriminal, mereka diminta segera melaporkan kepada aparat kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti.

Langkah cepat yang dilakukan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus ini diharapkan dapat memberikan rasa aman, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke wilayah Halmahera Barat.

Share:
Komentar

Berita Terkini