UNUTARA Teken Kontrak Hibah Penelitian, Komitmen Hadirkan Riset Berdampak Nyata

Editor: Admin
Foto istimewa 

AMBON – Langkah besar menuju penguatan riset di kawasan timur Indonesia kembali ditorehkan oleh Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA). Bersama LLDikti Wilayah XII, kampus ini resmi menandatangani kontrak hibah penelitian dan pengabdian dosen dalam prosesi yang berlangsung di Gedung Flamboyan, Ambon, Rabu (29/4/2026).

Penandatanganan tersebut dilakukan serentak oleh pimpinan perguruan tinggi se-Maluku dan Maluku Utara, menandai komitmen kolektif dalam mendorong riset yang tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kepala LLDikti Wilayah XII, Saiful Deni, menegaskan bahwa hibah penelitian ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan kapasitas akademisi di wilayah timur Indonesia. Ia menekankan pentingnya riset yang solutif dan aplikatif.

“Riset tidak boleh hanya selesai di atas kertas. Harus ada kontribusi nyata yang bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Seleksi Ketat, Hasilkan Riset Berkualitas

Sebelum mencapai tahap penandatanganan, para dosen telah melewati proses seleksi proposal yang ketat. Penilaian mencakup orisinalitas ide, ketepatan metodologi, hingga potensi dampak terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi atas persoalan daerah.

Program hibah ini diharapkan menjadi pemantik semangat dosen untuk terus berinovasi, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu dan teknologi.

UNUTARA Siap Jadi Motor Inovasi Daerah

Plt Rektor UNUTARA, Sunaidin Ode Mulae, menyambut baik program ini. Ia menilai hibah penelitian sebagai momentum strategis untuk mendorong lahirnya riset yang relevan dengan kebutuhan daerah, khususnya wilayah kepulauan seperti Maluku Utara.

“Kami berkomitmen menghasilkan riset yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, fokus penelitian ke depan akan diarahkan pada potensi sumber daya lokal serta berbagai tantangan khas daerah kepulauan, mulai dari sektor lingkungan, ekonomi, hingga sosial.

Menuju Riset Berdampak Nyata

Dengan adanya kontrak hibah ini, UNUTARA bersama perguruan tinggi lainnya diharapkan mampu melahirkan inovasi yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kampus bukan sekadar ruang belajar, tetapi juga pusat solusi bagi berbagai persoalan masyarakat—terutama di kawasan timur Indonesia yang kaya potensi, namun masih membutuhkan sentuhan riset yang kuat dan berkelanjutan. 

Penulis : Uya

Editor.  : Mal

Share:
Komentar

Berita Terkini