![]() |
| Foto istimewa |
Ternate – Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) dari Fraksi Golongan Karya, Farida Djama, menggelar agenda reses masa persidangan ke-2 tahun 2026 di SMA Negeri 1 Ternate pada Rabu (13/05/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Farida menjelaskan alasannya memilih SMA Negeri 1 Ternate sebagai salah satu titik lokus reses kali ini yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 12 hingga 22 Mei.
"Saya memilih SMA Negeri 1 Ternate karena sekolah ini merupakan salah satu titik penting di Kota Ternate. Selain itu, cakupan wilayah koordinasi kami juga meliputi Halmahera Barat," ujar Farida.
Farida menambahkan bahwa kunjungannya bertujuan untuk meninjau langsung kondisi sekolah serta mendengar masukan dari para tenaga pendidik.
"Saya ingin melihat secara dekat dan mendengar aspirasi dari teman-teman guru serta pihak sekolah terkait kemajuan pendidikan, khususnya di SMA Negeri 1. Banyak hal yang disampaikan, mulai dari proses belajar-mengajar hingga persoalan hak-hak guru yang perlu menjadi perhatian serius," ungkapnya.
Seluruh aspirasi yang masuk telah dicatat dan akan dijadikan laporan resmi pada masa sidang mendatang. Farida menegaskan bahwa inti dari reses adalah menyerap ekspresi dan kebutuhan riil di lapangan.
"Target utama kita adalah menyerap aspirasi. Tadi bukan hanya banyak, tapi sangat banyak masukan yang disampaikan. Mudah-mudahan semua itu bisa menjadi perhatian pemerintah," tambahnya.
Meskipun secara teknis bidang pendidikan berada di bawah naungan Komisi IV, Farida berkomitmen untuk mengawal aspirasi tersebut melalui jalur fraksi.
"Saya akan berkoordinasi dengan teman-teman di Komisi IV, terutama sesama anggota Fraksi Golkar yang ada di sana. Saya akan meminta mereka untuk memberi perhatian khusus dan menindaklanjuti masukan dari para guru tadi," tegasnya.
Di akhir pertemuan, Farida berharap perjuangannya di parlemen dapat membuahkan hasil bagi kemajuan sekolah.
"Semoga apa yang sudah disampaikan ini bisa saya perjuangkan. Walaupun mungkin tidak bisa terakomodasi secara keseluruhan sekaligus, paling tidak ada langkah nyata yang bisa kita lakukan untuk SMA ini," pungkasnya.
sementara itu, PLT kepala Sekolah Sabaria Umahum, selaku pihak sekolah menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dipilihnya SMA Negeri 1 sebagai titik kunjungan reses. Sebagai satuan pendidikan yang dipercayakan oleh pemerintah pusat maupun daerah dalam mengelola dana operasional (BOS/BOP), SMA Negeri 1 menegaskan komitmennya untuk transparan dan akuntabel.
"Kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam mengelola dana operasional yang diberikan pemerintah. Fokus utama kami adalah memastikan setiap rupiah digunakan untuk pelayanan operasional sekolah demi kenyamanan belajar siswa," ungkap Sabaria.
Lebih jauh, Pihak sekolah berharap agar aspirasi yang telah diserap oleh Ibu Hj. Faridah Jama dapat diperjuangkan di tingkat Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Mengingat reputasi SMA Negeri 1 yang terus berupaya mempertahankan prestasi di mata publik, dukungan infrastruktur dan perhatian kebijakan sangatlah krusial.
"Kami berharap harapan-harapan yang disampaikan tadi menjadi perhatian serius di tingkat provinsi. Dengan kondisi fisik sekolah saat ini, dukungan pemerintah sangat kami butuhkan agar pemanfaatannya bisa dirasakan langsung oleh seluruh warga sekolah dan masyarakat luas," tutupnya. (Red/tim)
