![]() |
| Sumber Foto: Istimewa |
Ternate – Menjelang pelaksanaan Festival Nyao Fufu (FNF) 2025, masyarakat Kelurahan
Dufa-dufa menggelar Ritual Sou Gam
di Masjid Sigi Heku, Kamis malam (2/10/2025).
Ritual yang dalam bahasa Ternate berarti “Obat Kampung” ini dilaksanakan sebagai bentuk
doa bersama, memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala marabahaya serta
kelancaran Festival Nyao Fufu yang akan resmi dibuka pada 6 Oktober 2025 mendatang.
Ketua Panitia Pelaksana FNF, Sukarjan Hirto, menjelaskan bahwa ritual
Sou Gam memiliki makna penting bagi masyarakat Dufa-dufa.
“Ritual ini untuk memohon kepada Allah SWT agar
kita semua terhindar dari bala, sekaligus mendoakan kelancaran pelaksanaan
Festival Nyao Fufu di kampung nelayan Dufa-dufa,” ujar Sukarjan.
Pelaksanaan Sou Gam berlangsung khidmat meski
tanpa penggunaan obor. Ratusan warga, baik laki-laki maupun perempuan,
mengikuti ritual dengan berpakaian serba putih. Mereka berjalan kaki
mengelilingi kampung sembari melantunkan zikir sepanjang perjalanan.
Ritual dipimpin langsung oleh Bobato Dunia dan Bobato Akhirat Masjid
Heku Kesultanan Ternate. Selain Sou Gam, masyarakat juga melakukan ziarah ke makam leluhur, sebagai bentuk
penghormatan kepada Kolano dan Kesultanan Ternate terdahulu.
Festival Nyao Fufu sendiri merupakan agenda
budaya tahunan yang mengangkat tradisi kuliner khas Ternate, sekaligus menjadi
wadah pelestarian nilai-nilai adat dan sejarah masyarakat pesisir**
