![]() |
| foto istimewa |
Ternate – Pemerintah Kota Ternate mengawali tahun 2026 dengan langkah serius. Seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Eselon III dikumpulkan dalam rapat awal tahun yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan Kota Ternate, Selasa (6/1/2026).
Rapat ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman. Ia menegaskan, pertemuan tersebut menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya rapat awal tahun melibatkan Eselon III secara penuh. Selama ini, rapat strategis biasanya hanya diikuti Eselon I dan II.
“Ini rapat pertama yang melibatkan seluruh pimpinan OPD dan Eselon III. Kita ingin semua yang bersentuhan langsung di lapangan punya pemahaman yang sama,” ujar Tauhid.
Dalam rapat tersebut, Pemkot Ternate menyoroti dua agenda besar yang akan menjadi fokus utama di tahun 2026, yakni penanganan banjir dan penerapan sistem kerja baru yang lebih fleksibel.
Terkait banjir, Tauhid menekankan pentingnya pengendalian ruang dan pengawasan wilayah secara berkelanjutan. Ia meminta Dinas PUPR, Perkim, camat, hingga lurah untuk aktif memantau titik-titik rawan genangan.
“Kita tahu persis beberapa wilayah di Ternate mengalami genangan dan banjir. Penanganannya tidak bisa setengah-setengah, harus dari hulu sampai ke hilir, termasuk persoalan sampah,” tegasnya.
Menurutnya, persoalan banjir bukan hanya urusan satu dinas, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh OPD agar penanganannya lebih terkoordinasi dan serius.
Selain banjir, poin kedua yang tak kalah penting adalah rencana penerapan sistem kerja baru di lingkungan Pemkot Ternate. Pemerintah kota berencana merancang peraturan daerah (Perda) terkait sistem kerja fleksibel atau work anywhere flexible, termasuk pembagian shift bekerja dari rumah.
“Nanti akan ada peraturan atau keputusan wali kota yang mengatur sistem kerja fleksibel ini. Dalam satu minggu kerja, akan diatur kapan OPD tertentu bisa bekerja dari rumah, khususnya yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan publik,” jelas Tauhid.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kerja aparatur sekaligus menyesuaikan dengan dinamika kerja modern. Tahun 2026 pun tampaknya akan menjadi tahun “kerja serius tapi tetap fleksibel” bagi Pemerintah Kota Ternate—banjir ditangani tuntas, kerja pun tak melulu harus dari balik meja kantor.
