Halmahera Utara – Sebuah insiden menimpa seorang nelayan asal Desa Bobisingo, Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara, pada Minggu (24/8/2025). Perahu katinting yang digunakannya untuk melaut mengalami kerusakan pada bagian baling-baling saat berada di perairan Desa Dodowo, Galela Utara.
Nelayan bernama Heri (40) itu berangkat melaut sekitar pukul 06.00 WIT untuk memancing. Namun, saat hendak kembali ke darat pada siang harinya, baling-baling perahunya patah sehingga tidak bisa bergerak. Dalam kondisi terombang-ambing di laut, ia segera menghubungi keluarganya untuk meminta pertolongan.
Pihak keluarga lalu meneruskan laporan ke Basarnas. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tobelo langsung dikerahkan. Tepat pukul 13.26 WIT, tim berangkat menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 Tobelo. Meski sempat terkendala cuaca buruk, Tim SAR Gabungan tetap melanjutkan pencarian.
Sekitar pukul 15.31 WIT, korban akhirnya berhasil ditemukan pada koordinat 1°54'43.00"N / 127°55'59.48"E, atau kurang lebih 3,82 nautical mile ke arah selatan dari lokasi yang diperkirakan. Heri kemudian dievakuasi dalam kondisi selamat dan dibawa kembali ke kediamannya di Desa Bobisingo untuk diserahkan kepada keluarga.
Kepala Basarnas Ternate melalui Humas, Icshan M Nur, menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan ini. “Operasi resmi ditutup setelah korban berhasil dievakuasi, dan seluruh tim kembali ke kesatuan masing-masing. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ujarnya.
Adapun unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini meliputi Pos SAR Tobelo, BPBD Halmahera Utara, Polairud Tobelo, POSAL Tobelo, masyarakat setempat, serta keluarga korban.
Beruntung, insiden ini tidak menelan korban jiwa. Heri berhasil selamat berkat respon cepat dan sinergi tim SAR gabungan.
