![]() |
| Foto istimewa |
Tikep - IKA PMII Pengurus Cabang Kota Tidore Kepulauan menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) pada Rabu, 20 Mei 2026, secara daring dan luring. Kegiatan ini mengusung tema “Konsolidasi Gerakan: Mengoptimalkan Peran Strategis IKA PMII untuk Kemajuan Daerah” sebagai langkah awal memperkuat arah gerakan organisasi pasca pengukuhan pengurus.
Rakercab tersebut dihadiri para sahabat pengurus cabang Kota Tidore Kepulauan, unsur alumni PMII, serta Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan berlangsung penuh semangat kebersamaan dan komitmen untuk membangun peran strategis alumni PMII di tengah masyarakat.
Ketua Pengurus Cabang IKA PMII, Iswan Salim, menegaskan bahwa Rakercab menjadi titik awal dalam merancang langkah-langkah besar organisasi ke depan.
Menurutnya, ada tiga fokus utama yang akan menjadi perhatian organisasi. Pertama, memperkuat dan membangun organisasi melalui pendataan alumni PMII dari berbagai kampus di Indonesia yang berasal dari Kota Tidore Kepulauan.
“Banyak alumni PMII tersebar di berbagai kampus di Indonesia. Karena itu, kita akan membangun database alumni agar potensi kader dapat terpetakan dengan baik,” ujarnya.
Kedua, organisasi akan mendorong distribusi kader di berbagai sektor strategis, baik di lembaga pemerintahan, dunia usaha, maupun ruang-ruang pengabdian lainnya.
“Kita ingin seluruh sumber daya manusia yang dimiliki IKA PMII dapat mengambil peran di berbagai lembaga dan dunia usaha demi kemajuan daerah,” katanya.
Sementara fokus ketiga adalah memperkuat kontribusi nyata kepada masyarakat dengan mengawal isu-isu sosial dan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Rakercab tersebut juga menjadi ruang konsolidasi gagasan, baik secara langsung maupun virtual, guna menghimpun ide dan pemikiran strategis dari para alumni PMII.
Sementara itu, Ketua Wilayah IKA PMII, Muhajirin Bailussy, dalam arahannya menyampaikan bahwa konsolidasi internal menjadi langkah penting dalam memperkuat jaringan alumni di seluruh Maluku Utara.
Ia mengungkapkan bahwa satu minggu sebelumnya, pihaknya telah menggelar rapat kerja wilayah di Kafe Mozaik sebagai bagian dari penguatan struktur dan pemetaan potensi alumni.
“Kita ingin memastikan jumlah alumni PMII yang tersebar di seluruh Maluku Utara. Melalui pemetaan ini, kita dapat mengetahui potensi masing-masing alumni sehingga bisa diberdayakan secara maksimal,” ujarnya.
Muhajirin juga menekankan pentingnya mengaktualisasikan moto PMII, *Dzikir, Pikir, dan Amal Sholeh*, ke dalam program kerja yang konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Semangat PMII tidak boleh berhenti pada slogan. Nilai dzikir, pikir, dan amal saleh harus diwujudkan melalui program kerja yang nyata, sinergi dengan alumni, serta pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kader PMII yang masih aktif sebagai mahasiswa. Menurutnya, alumni yang memiliki kompetensi dan pengalaman kepemimpinan harus hadir mendampingi dan membina kader muda agar semangat perjuangan organisasi tetap terjaga.
“Ruh perjuangan IKA PMII ada pada keberlanjutan kaderisasi. Alumni yang memiliki kapasitas kepemimpinan harus turun mendampingi sahabat-sahabat mahasiswa,” tandasnya.
Melalui Rakercab ini, IKA PMII diharapkan mampu menjadi wadah konsolidasi strategis alumni yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kemajuan Kota Tidore Kepulauan. (Red/tim)
