Panen Perdana Garam Desa Umiyal Sukses Besar, Program TEKAD Halteng Buka Harapan Baru Ekonomi Warga Pulau Gebe

Editor: Admin
Foto Suasana Panen Garam Di Desa Umiyal

Desa Umiyal — Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) di Kabupaten Halmahera Tengah kembali menorehkan capaian membanggakan. Demonstration Plot (Demplot) Gasi Talaga Ijo Desa Umiyal, Kecamatan Pulau Gebe berhasil melaksanakan panen perdana garam sebanyak 263 kilogram pada Selasa, 16 Mei 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa potensi lokal desa mampu menjadi sumber kekuatan ekonomi baru masyarakat. Dengan memanfaatkan air laut yang memiliki kadar garam tinggi serta intensitas panas matahari yang cukup baik, kelompok masyarakat di Desa Umiyal berhasil mengembangkan tambak garam yang kini mulai memberikan hasil nyata.

Ketua Kelompok Penerima Manfaat (KPM), Rahmat, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan panen perdana tersebut. Ia menyebutkan, saat ini kelompok baru memiliki dua tambak garam yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, tepat hari Selasa kemarin kami sudah panen perdana sebanyak 263 kilogram. Ini pengalaman pertama kami mengelola tambak garam. Mudah-mudahan ke depan ada tambahan bantuan sehingga kami bisa menambah jumlah tambak dari dua menjadi enam atau tujuh tambak agar produksi semakin meningkat,” ujarnya.

Rahmat juga menjelaskan bahwa hasil panen garam tersebut akan dibeli oleh BUMDes Desa Umiyal dengan harga Rp10.000 per kilogram untuk kemudian dipasarkan kembali kepada masyarakat setempat.

Menurutnya, keberadaan tambak garam sangat membantu kebutuhan warga karena Desa Umiyal dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil ikan asin di Pulau Gebe. Dengan adanya produksi garam lokal, masyarakat kini tidak lagi bergantung pada pasokan garam dari luar desa.

“Sekarang masyarakat lebih mudah mendapatkan garam karena sudah tersedia di BUMDes. Ini tentu sangat membantu kebutuhan warga,” tambahnya.

Kegiatan panen perdana itu turut dihadiri Kepala Desa Umiyal Buhari Gasim, S.HI, Ketua BPD Musa Alidun, anggota BPD Yamin Rajib, Ketua Dusun I Muhlis Yakub, Ketua Dusun II Mansur Jamal, Imam Desa Sidin Kamaluddin, LPM Baharudin Usman, Sekretaris Desa Nurlia Basri, serta Sekretaris Camat Pulau Gebe Hasniah, S.Sos bersama Kasubag Umum Kantor Camat Ukri Hi Hasan, S.Sos.

Turut hadir pula Fasilitator Kecamatan Pulau Gebe, Nursita Adam dan Firdana Jafar yang selama ini aktif melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam pengelolaan tambak garam.

Dalam kesempatan tersebut, Imam Desa Umiyal memimpin doa bersama agar usaha tambak garam dapat terus berkembang dan membawa keberkahan bagi masyarakat desa.

Fasilitator Kecamatan Pulau Gebe, Nursita Adam dan Firdana Jafar, menegaskan komitmen mereka untuk terus mendampingi masyarakat agar usaha tambak garam berjalan secara berkelanjutan.

“Kami akan terus memberikan pendampingan dan motivasi kepada masyarakat agar pengelolaan tambak garam ini terus berkembang dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Umiyal maupun Pulau Gebe secara umum,” ujarnya.

Foto istimewah

Sementara itu, Kepala Desa Umiyal Buhari Gasim, S.HI menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal desa melalui Program TEKAD.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya Program TEKAD karena mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Semoga tambak garam ini terus berkembang dan mampu meningkatkan ekonomi warga Desa Umiyal,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Sekcam Pulau Gebe, Hasniah, S.Sos yang mengapresiasi semangat masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki,” katanya.

Di akhir kegiatan, masyarakat dan kelompok penerima manfaat menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah serta Program TEKAD yang didukung Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal atas bantuan dan pendampingan yang telah diberikan.

Masyarakat berharap program tersebut terus berlanjut sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui pemanfaatan potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan.

Share:
Komentar

Berita Terkini