GP Ansor Haltim Gelar Inaugurasi dan PKD Ke-VI, Dorong Kader Mandiri dan Pertanian Modern

Editor: Admin
Foto istimewa 

HALTIM — Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Halmahera Timur (Haltim) resmi membuka kegiatan Inaugurasi dan Pelatihan Kader Dasar (PKD) Ke-VI di Desa Soagimalaha, Kecamatan Maba, Jumat (22/05/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong lahirnya kader-kader muda yang mandiri, produktif, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Kegiatan kaderisasi formal tingkat awal tersebut dihadiri sejumlah unsur penting, di antaranya perwakilan Pemerintah Daerah Halmahera Timur, Nurdin Hadi, SP., MM., badan otonom Nahdlatul Ulama seperti Muslimat NU, Fatayat NU, PMII, hingga perwakilan Kejari Haltim, Pemuda Muhammadiyah Haltim, dan PA GMNI Haltim.

Ketua PC GP Ansor Haltim, Julkarnain Rajak, menegaskan bahwa PKD merupakan jenjang kaderisasi wajib bagi seluruh kader Ansor sebagai pondasi membangun organisasi yang solid dan progresif.

“PKD bukan hanya agenda seremonial, tetapi ruang pembentukan karakter kader agar memiliki semangat kepemimpinan, loyalitas organisasi, serta kemampuan membangun kemandirian ekonomi di tengah masyarakat,” ujar Julkarnain.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan ideologi, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, hingga penguatan kapasitas kader berbasis teknologi dan ekonomi kerakyatan.

Usai mengikuti PKD, para kader akan dikembalikan ke Pengurus Anak Cabang (PAC) masing-masing di Kecamatan Maba Selatan, Maba, Maba Utara, dan Wasile Tengah guna memperkuat struktur organisasi di tingkat kecamatan. Selanjutnya, masing-masing PAC akan menggelar rapat kerja untuk menyusun agenda kaderisasi lokal secara berkelanjutan.

Tak hanya fokus pada penguatan organisasi, GP Ansor Haltim juga mulai menyiapkan program-program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan kader.

Empat Program Strategis GP Ansor Haltim

Sebagai bentuk keseriusan membangun organisasi yang mandiri dan produktif, GP Ansor Haltim menetapkan empat program prioritas pasca-PKD, yakni:

1. Peluncuran program ketahanan pangan modern di Kecamatan Maba Selatan.

2. Penguatan kemitraan strategis bersama Pemda Haltim dan pihak ketiga.

3. Pembentukan Koperasi Ansor sebagai pusat penguatan ekonomi kader di Kota Maba.

4. Pelaksanaan simposium toleransi bersama Polres Halmahera Timur pada September mendatang.

Menurut Julkarnain, GP Ansor Haltim saat ini juga tengah membangun konsep pertanian modern berbasis koperasi dengan memanfaatkan hubungan kemitraan bersama Kementerian Pertanian.

“Kami ingin kader Ansor tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian modern dan koperasi,” katanya.

Saat ini, persiapan lahan pertanian di Desa Loleo Lamo dan Desa Gotowasi telah berjalan dengan pembuatan bedengan seluas 40 hingga 80 meter persegi. Dari lahan tersebut, GP Ansor Haltim menargetkan hasil panen mencapai 4 hingga 5 ton.

Melalui program Koperasi Patriot Pangan, GP Ansor berharap hasil pertanian kader nantinya dapat diserap oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun pihak ketiga sehingga mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan bagi kader dan masyarakat.

“Kami meminta dukungan pemerintah daerah agar hasil pertanian dari Koperasi Patriot Pangan dapat terserap oleh BUMD dan mitra pihak ketiga demi menjaga keberlanjutan ekonomi kader,” tutup Julkarnain.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen GP Ansor Halmahera Timur untuk terus hadir sebagai organisasi kepemudaan yang tidak hanya kuat secara ideologi dan kaderisasi, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi masyarakat di daerah.(Red/tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini