![]() |
| Kepala Desa Kampung Baru Obi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Munir Hi. Halek, membantah dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) yang sempat memicu protes masyarakat. |
Halsel
– Kepala Desa Kampung Baru Obi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan,
Munir Hi. Halek, membantah dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) yang sempat
memicu protes masyarakat.
Saat dikonfirmasi awak media pada Senin (8/9/2025), Munir menyebut informasi yang beredar tidak benar dan hanya
menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Menurutnya, hasil pemeriksaan Inspektorat memang
menemukan ketidaksesuaian penggunaan dana sekitar 300 juta, namun bukan 700
juta sebagaimana dituduhkan. “Masalah itu sudah diselesaikan melalui
mekanismenya. Buktinya sampai saat ini pencairan Dana Desa berjalan normal
karena kami memiliki dasar pertanggungjawaban yang jelas dan tepat,” tegas
Munir.
Terkait tudingan proyek fiktif, Munir
menjelaskan sejumlah kegiatan sempat tertunda akibat kendala teknis pada masa
pandemi COVID-19. Namun, ia menegaskan semua program desa tetap melalui
Musyawarah Desa (Musdes) dan mekanisme yang berlaku.
Ia juga meminta masyarakat tidak terprovokasi
dengan informasi yang tidak akurat. “Dana Desa adalah hak masyarakat, dan saya
punya kewajiban untuk mengelolanya sebaik mungkin. Saya juga siap diperiksa dan
diaudit,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak
Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan belum mengeluarkan pernyataan resmi
terkait klarifikasi tersebut. (Red/tim)
