PBNU Lantik Tiga Rektor Baru, UNU Kalbar Siap Perkuat Daya Saing Global

Editor: Admin
Foto istimewa 

Jakarta, 26 November 2025 — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi melantik tiga pimpinan perguruan tinggi NU dalam upaya memperkuat regenerasi dan kualitas kepemimpinan pendidikan tinggi. Pelantikan berlangsung di lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta, dipimpin langsung oleh Ketua PBNU H. Ahmad Suaedy.

Tiga pimpinan yang dilantik adalah Rektor Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen Imam Satibi, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat (UNU Kalbar) Prof. Dr. Sukino, M.Ag., dan Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda.

Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi PBNU Prof. Ainun Naim menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari kesinambungan kepemimpinan dan penguatan visi perguruan tinggi NU yang berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah. Ia mendorong seluruh kampus NU untuk meningkatkan kualitas akademik sekaligus membangun karakter dan integritas lulusan.

Rektor UNU Kalbar Prof. Dr. Sukino, M.Ag. menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memperkuat sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Meski baru berusia sekitar satu dekade, UNU Kalbar dinilai telah menunjukkan perkembangan signifikan.

“Kami terus memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas dosen. Ada dosen yang lulusan Cina, Inggris, dan berbagai negara lain. Upaya ini untuk memastikan UNU Kalbar menjadi pusat pengembangan SDM yang unggul di Kalimantan Barat,” ujar Prof. Sukino.

Ia juga menyoroti program studi pertanian sebagai salah satu unggulan kampus. Program tersebut menjadi pilot project Kementerian Keuangan dan saat ini membiayai penuh 30 mahasiswa dari berbagai provinsi, termasuk penyediaan asrama.

“Inisiatif ini menjadi bukti kepercayaan kementerian terhadap UNU Kalbar. Kami berharap program ini dapat berlanjut dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Selain UNU Kalbar, dua perguruan tinggi NU lainnya juga memaparkan visi pengembangan kampus. UMNU Kebumen menargetkan peran global dengan fokus pada penguatan karakter dan dampak nyata bagi masyarakat, sedangkan INISNU Temanggung menekankan integrasi keilmuan Islam dan teknologi melalui strategi pancadharma.

Pada kesempatan yang sama, PBNU juga melantik Badan Pelaksana Penyelenggara UNU Sunan Giri Bojonegoro serta Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Sriwijaya Sumatera Selatan.

Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak penguatan pendidikan tinggi NU agar semakin inovatif, kompetitif, dan tetap berakar pada tradisi keilmuan Islam. 

Share:
Komentar

Berita Terkini