![]() |
| Foto istimewa |
Jatim - Prodi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda berkompetensi unggul melalui penyelenggaraan Olimpiade Akuntansi & Business Plan Competition (OLAKSI 5) pada Jumat, 14 November 2025. Kompetisi tahunan yang diprakarsai Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi ini menarik peserta dari berbagai SMA, SMK, dan MA di sejumlah provinsi, menjadikan lingkungan FEB UMSurabaya sebagai pusat aktivitas akademik yang dinamis dan penuh semangat.
Ketua Prodi S1 Akuntansi FEB UMSurabaya, Halimatus Sa’diyah, S.E., M.Ak., CPFRA, menjelaskan bahwa OLAKSI 5 merupakan upaya program studi dalam menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dan berorientasi pada kebutuhan industri. Ia menegaskan bahwa ajang ini telah berkembang menjadi ruang kolaboratif yang menyatukan siswa, akademisi, dan praktisi dalam suasana pembelajaran yang saling memperkuat.
“Kegiatan ini bukan hanya lomba, tetapi ruang belajar yang memadukan akademisi, siswa, dan praktisi dalam satu ekosistem yang saling menguatkan,” ujarnya.
Pada cabang Business Plan Competition, para finalis menampilkan gagasan-gagasan kreatif berbasis riset. Melalui proses penilaian yang berlangsung transparan, Tim Tani dari SMA Negeri 1 Pamekasan meraih skor tertinggi. Tim Jawir dari SMK Ketintang Surabaya serta Tim Chiller dari SMA Al-Maahira IIBS Malang menempati posisi berikutnya dengan performa yang solid dan argumentasi yang kuat dalam memaparkan ide bisnis mereka.
Sementara itu, persaingan di cabang Olimpiade Akuntansi berlangsung tak kalah ketat. Peserta menghadapi tiga kategori penilaian—Excel, Cepat Cermat, dan Cerdas Cermat—yang menguji pemahaman konsep, ketelitian hitungan, serta kecepatan berpikir. Di akhir penilaian, Tim Athena dari SMA Little Sun mencatat skor tertinggi. Tim Bjarso dari SMKN 6 Surabaya dan Tim Ornipasi 2 dari MA Darul Ulum Banyuanyar menyusul dengan performa yang stabil di sepanjang sesi kompetisi.
![]() |
| Foto istimewa |
Halimatus menambahkan bahwa penyelenggaraan OLAKSI 5 memberikan dampak signifikan bagi Prodi S1 Akuntansi FEB UMSurabaya. Selain memperkuat jejaring akademik, kegiatan ini meningkatkan eksposur nasional program studi sebagai institusi yang inovatif dan progresif. Ia menilai kompetisi semacam ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia industri sekaligus memiliki karakter wirausaha.
“Kami ingin menunjukkan bahwa UMSurabaya selalu membuka pintu bagi generasi muda untuk berkembang dan berinovasi. Ajang ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di kelas,” tuturnya.
Mantan Aktivis IMM itu mengatakan Antusiasme peserta terlihat sepanjang berlangsungnya kegiatan. Interaksi antar peserta, panitia, dan juri menciptakan suasana kampus yang hidup dan penuh energi positif. Kompetisi ini memperlihatkan tingginya minat pelajar terhadap dunia akuntansi dan bisnis—dua bidang yang semakin memiliki peran strategis dalam perkembangan ekonomi modern.
"OLAKSI 5 pada akhirnya tidak hanya menghadirkan para juara, tetapi juga membentuk rasa percaya diri peserta, memperluas jejaring antarsekolah, serta mempertegas posisi Prodi S1 Akuntansi FEB UMSurabaya sebagai pusat pengembangan kompetensi akademik dan kewirausahaan. Keberhasilan penyelenggaraan tahun ini memperkuat peran program studi sebagai pelopor kegiatan edukatif yang visioner dan berorientasi masa depan," tutup Halimatus. (Red*

