![]() |
| Foto istimewa |
TERNATE, 5 November 2025 — Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Maluku Utara menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang menerapkan rotasi jabatan melalui sistem manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN).
Langkah tersebut dinilai sebagai terobosan penting dalam memperkuat profesionalisme dan reformasi birokrasi, sekaligus menggantikan pola lama berupa lelang jabatan yang dianggap kurang adaptif dengan perkembangan tata kelola pemerintahan modern.
Ketua PW GP Ansor Maluku Utara, Syarif Abdullah, menegaskan bahwa penerapan sistem manajemen talenta mencerminkan komitmen kuat Gubernur dan Wakil Gubernur Malut dalam menegakkan prinsip meritokrasi dan transparansi.
“PW GP Ansor Maluku Utara mendukung penuh langkah Gubernur dan Wagub dalam menerapkan rotasi jabatan berbasis manajemen talenta. Ini reformasi birokrasi yang progresif karena menempatkan ASN sesuai kemampuan, kinerja, dan integritasnya,” ujar Syarif Abdullah, Rabu (5/11/2025).
Menurutnya, rotasi jabatan yang dilakukan secara terencana dan berbasis data akan memperkuat sistem pemerintahan agar lebih adaptif dan berorientasi hasil. ASN dengan rekam jejak baik akan memperoleh ruang promosi yang layak, sementara yang belum memenuhi standar akan dibina melalui sistem pembinaan talenta.
“Dengan manajemen talenta, rotasi jabatan bukan lagi rutinitas administratif, melainkan strategi pembangunan sumber daya manusia aparatur yang berkelanjutan. Sistem ini juga membuka peluang regenerasi kepemimpinan agar birokrasi lebih segar dan kompetitif,” tambahnya.
Syarif menilai kebijakan ini sejalan dengan semangat transformasi digital dan tata kelola pemerintahan berbasis data yang tengah digalakkan secara nasional oleh Kementerian PAN-RB. Dengan basis data kompetensi ASN yang akurat, Pemprov Malut dinilai dapat mengisi jabatan secara objektif dan terukur.
“Kalau ada yang nonjob, itu konsekuensi dari evaluasi. Pemerintahan tidak boleh tersandera oleh kompromi. Yang tidak bekerja optimal harus siap diganti,” tegasnya.
PW GP Ansor Malut berkomitmen menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis yang konstruktif dalam memastikan kebijakan reformasi birokrasi ini dijalankan secara berintegritas. “Kami berharap sistem ini dijalankan sesuai prinsip keadilan dan profesionalisme, sehingga menghasilkan aparatur yang berdaya saing, beretika, dan memiliki semangat pelayanan publik tinggi,” ujar Syarif.
Sebagai organisasi kepemudaan berbasis kebangsaan dan keumatan, GP Ansor juga menyerukan agar ASN di semua level pemerintahan memaknai rotasi jabatan sebagai momentum memperkuat dedikasi, loyalitas, dan pengabdian kepada masyarakat.
