Pengurus DPC SPN Halmahera Tengah Resmi Dilantik, Tekankan Komitmen Perjuangan Hak Pekerja

Editor: Admin

foto istimewah

Halmahera Tengah — Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Nasional (DPC SPN) Kabupaten Halmahera Tengah resmi dilantik untuk masa bhakti 2025–2027 dalam sebuah acara yang dihadiri oleh jajaran pimpinan SPN, perwakilan PT IWIP, serta unsur pemerintah dari tingkat provinsi hingga kabupaten. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua Umum DPP SPN, Ketua DPD SPN Provinsi Maluku Utara, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Maluku Utara, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Halmahera Tengah, Ketua PSP SPN PT IWIP, dan para pengurus serta anggota SPN dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, pengurus SPN menegaskan kembali bahwa sejarah panjang gerakan buruh merupakan perjalanan kolektif dalam memperjuangkan martabat dan hak-hak pekerja. Perjuangan kaum buruh, menurutnya, bukan hanya soal upah, jam kerja yang manusiawi, atau keselamatan kerja, tetapi juga tentang memastikan pekerja dihargai sebagai manusia yang memiliki masa depan yang layak. SPN disebut hadir sebagai organisasi perjuangan yang demokratis, independen, dan berpihak pada keadilan sosial melalui pendekatan dialog sosial dan hubungan industrial yang sehat.

Sejalan dengan meningkatnya investasi dan perkembangan industri di Halmahera Tengah, keberadaan serikat pekerja dipandang semakin penting. Pengurus DPC SPN Halmahera Tengah menegaskan bahwa organisasi ini berkomitmen memastikan pembangunan ekonomi tidak berjalan sendiri, tetapi seiring dengan peningkatan kesejahteraan pekerja. Karena itu, SPN menempatkan dirinya sebagai mitra kritis yang siap bersinergi dengan perusahaan dan pemerintah untuk menjaga perlindungan, kepastian, dan keadilan bagi tenaga kerja di daerah tersebut.

Dalam arah perjuangannya selama masa bhakti 2025–2027, SPN Halmahera Tengah menekankan penguatan organisasi, perluasan struktur serikat di perusahaan-perusahaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan, serta dorongan terhadap terbentuknya Perjanjian Kerja Bersama sebagai instrumen perlindungan hak dan kewajiban pekerja maupun pengusaha. SPN juga menegaskan pentingnya hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan sebagai fondasi produktivitas perusahaan dan stabilitas ketenagakerjaan.

Kepada pemerintah daerah, SPN menyampaikan harapan agar pengawasan ketenagakerjaan diperkuat, jaminan sosial tenaga kerja dipastikan berjalan optimal, dan kebijakan upah tetap berpihak pada kesejahteraan buruh. Kepada perusahaan, khususnya yang beroperasi di kawasan industri, SPN berharap terbangun kerja sama konstruktif dalam membangun hubungan industrial yang semakin berkualitas.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada jajaran DPD dan PSP SPN yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan pelantikan tersebut. Pengurus juga menitipkan salam hormat untuk Gubernur dan Bupati melalui Kepala Dinas Ketenagakerjaan, khususnya terkait komitmen keberpihakan pemerintah terhadap buruh di Maluku Utara dan Halmahera Tengah.

Pelantikan ini diakhiri dengan deklarasi kesiapan pengurus baru untuk bekerja dan bersinergi dalam memperjuangkan hak pekerja. Sebuah pesan penutup menggema kuat di hadapan peserta acara: “Keringat pekerja bukan biaya produksi, tetapi harga sebuah kehidupan. Solidaritas membuat satu orang kuat, namun kolektifitas membuat semua orang tak tergoyahkan.”

Acara ditutup dengan semangat perjuangan yang menjadi identitas SPN, sekaligus doa agar langkah organisasi dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja senantiasa diridai. (red/tim)

 

 

Share:
Komentar

Berita Terkini