![]() |
| Foto istimewa |
Ternate – Tumpukan sampah di kali mati yang berada di belakang Rusunawa, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate, hingga kini belum juga terangkut. Padahal, lokasi tersebut berdekatan dengan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS).
Kondisi ini dinilai mencemari lingkungan dan mengganggu aktivitas pedagang serta warga sekitar. Bau tak sedap dan pemandangan kumuh menjadi keluhan utama masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Mirisnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate, Musli Mohamad, sebelumnya telah berjanji akan memastikan penanganan sampah tersebut dilakukan pada pekan berikutnya.
“Hari Minggu ini kita ada kerja bakti dengan teman-teman dari FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) di pesisir selatan kota, Gembesi. Kita juga sudah bekerja sama dengan beberapa komunitas untuk membersihkan muara-muara sungai,” ujar Musli saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis, 11 Desember 2025 lalu.
Namun, berdasarkan pantauan media, hingga Kamis (22/1/2026) tumpukan sampah di lokasi tersebut masih belum tertangani. Saat kembali dikonfirmasi, Musli kembali menyampaikan rencana kerja bakti yang akan dilakukan pada pekan depan dengan melibatkan lintas sektor.
“Ada skema mau kerja bakti minggu depan nanti libatkan lintas sektor biar cepat. Karena DLH sendiri tidak mampu,” pungkasnya.
Berulangnya janji penanganan tanpa realisasi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait keseriusan dan efektivitas penanganan persoalan sampah di Kota Ternate, khususnya di wilayah padat aktivitas warga.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar persoalan sampah tidak terus berlarut dan berdampak pada kesehatan serta kenyamanan lingkungan.**
