Warga Lingkar Galian C Kalumata Was-was, Longsor Mengintai Saat Cuaca Buruk

Editor: Admin
foto Istimewah

Ternate — Sejumlah warga yang bermukim di sekitar lokasi Galian C RT 12, Kelurahan Kalumata, mengaku hidup dalam bayang-bayang ketakutan akibat potensi longsor dari bukit bekas galian. Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan saat cuaca buruk dan hujan lebat melanda, Kamis (8/1/2026).

Jul, salah satu warga yang tinggal bersama istri dan dua anaknya di kawasan tersebut, mengatakan kekhawatiran kerap menghantui keluarganya, terutama pada malam hari. Menurutnya, sisa material bekas galian terlihat menggantung dan sering berjatuhan, bahkan ketika hujan tidak turun.

“Beberapa malam kemarin kami dengar sendiri suara material jatuh. Ini bekas galian, jadi sisa-sisa tanah dan batu itu tergantung. Harusnya setelah digali diperbaiki lagi. Mereka tidak tinggal di sini, jadi tidak dengar. Bahkan tidak hujan pun, material tetap jatuh,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi bukit bekas galian justru semakin berbahaya saat memasuki musim hujan. Material yang mengering di musim panas akan mudah runtuh ketika diguyur hujan deras, sehingga potensi longsor semakin besar.

Kekhawatiran serupa juga dirasakan Santi, seorang ibu rumah tangga yang telah menetap di kawasan emperan galian sejak 2023. Ia mengaku hampir setiap hujan deras turun, keluarganya diliputi rasa takut dan sulit beristirahat pada malam hari.

“Kalau hujan dan banjir, kami tidak bisa tidur. Takut dengar suara batu jatuh sedikit-sedikit. Saudara saya yang di samping rumah, kalau hujan langsung mengungsi ke keluarganya. Kami mau bagaimana lagi,” tuturnya dengan nada pasrah.

Sejumlah warga berharap adanya perhatian dan intervensi serius dari Pemerintah Kota Ternate. Mereka menilai, jika aktivitas galian sudah tidak lagi beroperasi, maka setidaknya perlu dilakukan langkah pengamanan, seperti pembangunan talud penahan tanah untuk mencegah longsor.

Warga menilai upaya tersebut penting demi keselamatan jiwa, mengingat permukiman berada tepat di bawah bukit bekas galian yang kondisinya semakin rapuh akibat cuaca ekstrem yang kerap melanda Kota Ternate.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu adanya peninjauan dan tindak lanjut dari instansi terkait untuk memastikan keamanan lingkungan tempat tinggal mereka.


Share:
Komentar

Berita Terkini