GP Ansor & Pemuda Muhammadiyah Malut Apresiasi Komitmen Digitalisasi Gubernur

Editor: Admin
Foto istimewa 

Ternate - Dua organisasi kepemudaan Islam di Maluku Utara, yakni PW GP Ansor Maluku Utara dan PW Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara, menyampaikan apresiasi atas komitmen Gubernur Sherly Tjoanda dalam mendorong transformasi digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Ketua PW GP Ansor Maluku Utara, Syarif Abdullah, menilai langkah Gubernur melakukan kunjungan belajar ke Jawa Timur sebagai bentuk kepemimpinan yang terbuka dan progresif.

“Belajar dari daerah yang memiliki capaian SPBE tinggi menunjukkan keseriusan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan. Transformasi digital bukan sekadar modernisasi sistem, tetapi fondasi penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel,”.

Prinsipnya, kami mendukung sekaligus siap mengawal agar transformasi ini benar-benar menyentuh pelayanan publik dan pemberantasan praktik birokrasi yang tidak efektif,” tegas Syarif.

Menurutnya, upaya melengkapi regulasi pendukung seperti SK dan Pergub menjadi bagian penting agar transformasi tersebut memiliki dasar hukum yang kuat serta berjalan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara, Muhammad Fadly, menyampaikan bahwa digitalisasi pemerintahan saat ini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

“Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, pelayanan publik harus beradaptasi agar semakin efektif, efisien, dan responsif. Digitalisasi akan meminimalisir birokrasi yang berbelit serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan pemerintah,” tegas Fadly.

Kedua organisasi juga mengapresiasi langkah Pemprov yang tidak hanya fokus pada penguatan sistem pemerintahan digital, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk penguatan pendidikan vokasi dan rencana pengiriman putra-putri Maluku Utara untuk belajar di SMKN 4 Malang.

Menurut mereka, transformasi yang berkelanjutan harus bertumpu pada dua pilar utama: sistem yang kuat dan SDM yang unggul. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan elemen kepemudaan menjadi penting dalam membangun ekosistem pemerintahan digital yang inklusif dan berkemajuan.

PW GP Ansor Maluku Utara dan PW Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara menyatakan kesiapan untuk mendukung agenda transformasi tersebut melalui penguatan literasi digital, partisipasi pengawasan publik, serta peningkatan kapasitas generasi muda.

Keduanya berharap langkah ini dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan, sehingga Maluku Utara dapat menjadi provinsi yang unggul dalam pelayanan publik berbasis digital dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Share:
Komentar

Berita Terkini