![]() |
| Foto istimewa |
Sofifi — Kapolda Maluku Utara, Waris Agono, menerima audiensi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku Utara di Mapolda Sofifi, Kamis (16/4). Pertemuan ini membahas penguatan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara serta penanganan kerugian negara di daerah.
Dalam audiensi tersebut, Waris menyampaikan apresiasi atas kunjungan BPKP dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga. “Sinergi antara kepolisian dan lembaga pengawasan sangat penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan perkembangan terbaru terkait operasional Polda Maluku Utara yang kini telah resmi berpusat di Sofifi. Sementara itu, gedung lama Polda di Ternate akan dialihfungsikan menjadi Rumah Sakit Bhayangkara. “Rumah sakit tersebut ditargetkan mulai difungsikan tahun ini untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi personel Polri dan masyarakat,” kata Waris.
Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan Maluku Utara, R. Agus Prasetyo Budi, menjelaskan bahwa audiensi turut membahas sejumlah kasus kerugian keuangan negara yang hingga kini belum terselesaikan.
“Beberapa di antaranya yakni proyek pelebaran jalan oleh Dinas PUPR Kabupaten Halmahera Selatan, peningkatan jalan di Kabupaten Halmahera Barat, serta pengelolaan dana desa tahun 2017 di Kabupaten Pulau Taliabu,” ungkap Agus.
Ia menegaskan, persoalan-persoalan tersebut membutuhkan perhatian dan penanganan bersama agar dapat diselesaikan secara optimal. Selain itu, BPKP juga tengah melakukan pengawasan terhadap pemerataan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah, seperti Tidore, Ternate, dan kabupaten/kota lainnya di Maluku Utara.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi antara Polda Malut dan BPKP, khususnya dalam pengawasan serta penegakan hukum terkait pengelolaan keuangan negara di daerah.
