Wagub Malut Soroti Masalah Perikanan, Potensi Besar Belum Maksimal Dikelola

Editor: Admin
foto istimewa

Maluku Utara — Wakil Gubernur Sarbin Sehe menyoroti serius kondisi sektor perikanan di Maluku Utara yang dinilai memiliki potensi besar namun belum dikelola secara optimal. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Maluku Utara di Sofifi, Senin (13/4/2026), saat memaparkan salah satu Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan pemerintah daerah.

Dalam penjelasannya, ia mengungkapkan bahwa wilayah perairan Maluku Utara memiliki posisi strategis dalam peta perikanan nasional. Namun demikian, potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan secara maksimal karena masih dihadapkan pada berbagai persoalan mendasar.

Ia menegaskan bahwa praktik penangkapan ikan yang tidak terkendali, termasuk aktivitas ilegal, masih menjadi tantangan serius yang perlu segera ditangani. Selain itu, keterbatasan infrastruktur, rendahnya kualitas sumber daya manusia, serta minimnya akses permodalan turut memperlambat perkembangan sektor perikanan di daerah.

Wakil Gubernur juga menyoroti kondisi lingkungan pesisir yang semakin tertekan akibat aktivitas manusia. Menurutnya, kerusakan lingkungan tersebut berdampak langsung terhadap keberlanjutan sumber daya perikanan dan berpotensi mengancam masa depan sektor kelautan di Maluku Utara.

Melalui Ranperda yang diusulkan, pemerintah berharap dapat menghadirkan sistem pengelolaan perikanan yang lebih terarah dan berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan di Maluku Utara.

Share:
Komentar

Berita Terkini