Damai Di Bumi Fagogoru

Editor: Admin
Foto istimewa

 
HALMAHERA TENGAH — Konflik antara Desa Sibenpopo dan Desa Banemo akhirnya berakhir damai. Suasana haru menyelimuti halaman Gereja Sibenpopo saat ribuan warga dari kedua desa bertemu dalam prosesi rekonsiliasi yang berlangsung penuh emosi, Selasa (7/4/2026).

Tangis warga pecah ketika masyarakat yang sebelumnya terlibat konflik saling bersalaman dan berpelukan. Momen tersebut menjadi simbol berakhirnya ketegangan serta pulihnya kembali ikatan persaudaraan yang sempat renggang di wilayah Patani Barat.

Perdamaian ini tidak lepas dari peran Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji. Sejak konflik meletus, Bupati yang akrab disapa Bung IMS itu memilih menetap langsung di lokasi guna memimpin proses mediasi secara intensif.

Ia tidak hanya memfasilitasi dialog antara kedua pihak, tetapi juga memantau pembersihan lokasi pascakonflik serta merangkul tokoh masyarakat, tokoh agama, dan aparat keamanan untuk memastikan proses rekonsiliasi berjalan damai.

Pertemuan bersejarah tersebut turut dihadiri unsur pemerintah desa, kecamatan, jajaran Pemda Halmahera Tengah, serta aparat TNI dan Polri yang ikut menyaksikan langsung momen perdamaian.

Dalam arahannya di hadapan ribuan warga, Ikram Malan Sangadji menegaskan bahwa rekonsiliasi ini harus menjadi titik akhir dari konflik yang terjadi.

"Hari ini adalah pertemuan di mana kita menyelesaikan konflik itu sendiri dan membangun kembali kekuatan silaturahmi persaudaraan. Biarlah ini menjadi penanda bagi kita semua untuk lebih mengutamakan kedamaian dan kebersamaan dalam menjalani kehidupan ke depan," ujar Ikram.

Langkah cepat dan pendekatan humanis yang dilakukan Bupati Halmahera Tengah tersebut mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Upaya ini dinilai sebagai keberhasilan penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta merawat nilai-nilai persaudaraan di Bumi Fagogoru.

Dengan tercapainya perdamaian, pemerintah daerah kini fokus pada pemulihan kondisi sosial masyarakat serta percepatan penanganan dampak pascakonflik di kedua desa. (Red/tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini