Diusir dari Paripurna, Srikandi Gerindra Ancam Bongkar "Dosa" Perjalanan Dinas Fiktif ke BPK

Editor: Admin
Nurjaya Hi. Ibrahim, srikandi dari Fraksi Gerindra

TERNATE – Ruang Paripurna DPRD Kota Ternate yang biasanya menjadi tempat adu argumen kebijakan, mendadak berubah menjadi panggung drama politik yang mencekam pada Rabu (22/04/2026).

Insiden pengusiran anggota dewan di tengah rapat paripurna LKPJ Walikota Tahun 2025 memicu "perang terbuka" yang mengancam kredibilitas lembaga legislatif tersebut.

Ketegangan pecah saat Nurjaya Hi. Ibrahim, srikandi dari Fraksi Gerindra, mengaku dipaksa keluar dari ruang sidang. Oknum yang dituding melakukan pengusiran tersebut adalah rekan sejawatnya sendiri, Nurlaela Syarif dari Fraksi NasDem.

Nurjaya mengungkapkan bahwa aksi pengusiran tersebut bukanlah tanpa alasan, melainkan buntut dari sentimen pribadi terkait aduan di Badan Kehormatan (BK) DPRD.

“Saya diusir dari ruang paripurna! Dia (Nurlaela) marah karena laporannya ke BK tidak diproses. Itu pemicunya,” tegas Nurjaya dengan nada kecewa saat diwawancarai awak media.

Merasa martabatnya dilecehkan di forum resmi, Nurjaya tidak tinggal diam. Ia justru melempar "bom waktu" yang siap meledakkan stabilitas internal DPRD Kota Ternate. Tak main-main, Nurjaya mengancam akan membongkar borok institusi terkait dugaan praktik perjalanan dinas fiktif yang selama ini tersimpan rapat.

“Karena saya sudah diperlakukan seperti ini (diusir), saya tidak akan tinggal diam. Saya siap lapor ke BPK terkait perjalanan dinas DPRD Kota Ternate yang selama ini ditutup-tutupi. Biar semua terbuka!” tantang Anggota Komisi III tersebut.

Insiden ini mencoreng wajah parlemen Ternate. Forum Paripurna yang seharusnya menjadi tempat sakral untuk membahas kepentingan rakyat, justru menjadi saksi bisu rapuhnya etika komunikasi antar wakil rakyat.

Hingga berita ini dirilis, pihak Nurlaela Syarif maupun Pimpinan DPRD Kota Ternate belum memberikan klarifikasi resmi. Namun satu hal yang pasti, jika ancaman laporan ke BPK benar-benar direalisasikan, publik Ternate akan segera menyaksikan babak baru yang mungkin berujung pada skandal hukum besar di gedung wakil rakyat tersebut. (Red/tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini