PKB Maluku Utara Resmi Dikukuhkan, Wajah Baru Bergabung, Target Lonjakan Kursi dan Menang Pemilu 2029

Editor: Admin

 

Foto istimewa 

Ternate, 2 April 2026 — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Maluku Utara periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dalam agenda konsolidasi politik yang berlangsung di Ballroom Hotel Bella, Ternate, Kamis (2/4/2026). Pengukuhan ini menjadi momentum strategis bagi PKB Maluku Utara untuk memperkuat struktur, memperluas basis dukungan, serta menatap kemenangan pada Pemilu 2029.

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, Zainul Munasichin, sekaligus dirangkaikan dengan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) sebagai langkah awal mempercepat kerja-kerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kepengurusan baru, Jasri Usman kembali dipercaya menakhodai DPW PKB Maluku Utara sebagai Ketua, didampingi Abdul Malik Sillia sebagai Sekretaris. Struktur kali ini juga diwarnai hadirnya sejumlah tokoh baru dari berbagai latar belakang, termasuk kalangan jurnalis, akademisi, dan tokoh masyarakat. Salah satu yang mencuri perhatian adalah bergabungnya tokoh Makeang-Kayoa sekaligus jurnalis senior, Burhan Ismail, yang memperkuat barisan partai berlambang bola dunia tersebut.

Ketua DPW PKB Maluku Utara, Jasri Usman, menegaskan bahwa komposisi kepengurusan baru mencerminkan wajah PKB sebagai partai terbuka, inklusif, dan siap merangkul seluruh elemen masyarakat.

“PKB adalah rumah besar bagi semua golongan. Kehadiran tokoh-tokoh baru menjadi energi segar untuk memperkuat konsolidasi dan meningkatkan kepercayaan publik menuju kontestasi politik ke depan,” ujar Jasri.

Mantan Wakil Wali Kota Ternate itu menegaskan, PKB Maluku Utara tidak hanya fokus pada target elektoral, tetapi juga berkomitmen menghadirkan politik pelayanan dan keberpihakan kepada masyarakat. Menurutnya, kontribusi PKB dalam pembangunan daerah telah terlihat melalui jalur legislatif maupun eksekutif, namun partai tidak ingin berpuas diri.

Pada periode 2026–2031, PKB Maluku Utara menargetkan peningkatan kursi DPRD Provinsi dari 4 menjadi 6 kursi, memperluas kemenangan di kabupaten/kota, serta memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah. Konsolidasi organisasi juga akan difokuskan pada penguatan kaderisasi dan peningkatan kerja-kerja politik yang terukur.

“Target kami jelas, kursi DPRD Provinsi harus bertambah, kemenangan Pemilu dan Pilkada harus diraih, serta struktur partai harus lengkap hingga tingkat paling bawah. Semua harus bergerak secara linier dan terukur,” tegas Jasri.

Dengan kepengurusan baru, masuknya figur-figur strategis, serta semangat konsolidasi menyeluruh, PKB Maluku Utara optimistis menjadi kekuatan politik yang semakin diperhitungkan. Momentum pengukuhan ini sekaligus menandai dimulainya kerja-kerja politik yang lebih progresif, inklusif, dan berorientasi pada kemenangan Pemilu 2029.

Share:
Komentar

Berita Terkini