![]() |
| Foto istimewa |
Sofifi – Mewakili Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Sekretaris Daerah Maluku Utara Samsuddin Abdul Kadir melantik 46 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Pelantikan berlangsung di Aula Nuku, Kantor Gubernur Malut, Sofifi, Rabu (15/4).
Sebanyak 46 pejabat yang dilantik terdiri dari dua pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), 17 pejabat administrator, serta 27 kepala sekolah. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi sekaligus penguatan sektor pendidikan di Maluku Utara.
Pelantikan dua pejabat eselon II definitif dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor 800.1.3.3/KEP/JPTP/003/III/2026. Dua pejabat yang dilantik yakni Julys Giscard Kroons sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Basyuni Thahir sebagai Kepala Dinas Kehutanan. Keduanya sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas.
Selain itu, Sekda juga melantik 17 pejabat administrator berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor 800.1.3.3/KEP/ADM-MU/003/IV/2026. Mereka menempati berbagai posisi strategis di sejumlah organisasi perangkat daerah, mulai dari sekretaris dinas, kepala bidang, hingga kepala UPTD.
Adapun pejabat yang dilantik antara lain Anwar M. Nur sebagai Sekretaris Dinas Pertanian, Alprit Santiago sebagai Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Abd. Wahab Hi Rajab sebagai Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian, Masyitah Nadjar sebagai Kepala Bidang Perencanaan, Pengawasan dan Pelaporan Pendapatan Daerah pada Bapenda, serta Nurdiah Ismail sebagai Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis pada BPSDM.
Selanjutnya, Zainudin Kader dilantik sebagai Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Fahrudin Hadji sebagai Kepala UPTD Balai Pengelolaan Pelabuhan Perikanan Daerah Wilayah V Bacan, Bocy Jahra Iskandar Alam sebagai Kepala UPTD Balai Pengembangan Produk Olahan Kelautan dan Perikanan, serta Nasarudin Rabo sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi.
Nama lainnya yakni Jailan Soamole sebagai Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian, Sulik Yaya Budi Santoso sebagai Sekretaris Dinas Koperasi, Sulvana Andili sebagai Kepala Bidang Perlindungan Konsumen pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Mansur Iskandar Alam sebagai Kepala Bagian Keuangan RSUD dr. H. Chasan Boesoirie Ternate.
Kemudian Muhammad Zakir Abdulrachman sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah Bapenda, Dwi Astuti Hohakay sebagai Kepala UPTD Balai Pengelolaan Pelabuhan Perikanan Daerah Wilayah II Tobelo, Amar Maruf A. Samaun sebagai Kepala UPTD Balai Budidaya Laut dan Payau Bacan, serta Sukardan Laher sebagai Kepala UPTD Balai Budidaya Laut dan Payau Jailolo.
Dalam kesempatan yang sama, sebanyak 27 kepala sekolah juga dilantik berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor 800.1.3.3/KEP/KEPSEK/001/IV/2026 yang ditetapkan pada 8 Maret 2026. Pelantikan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan serta pelayanan kepada masyarakat.
Beberapa kepala sekolah yang dilantik di antaranya Dahril Fabanyo sebagai Kepala SMA Negeri 7 Halmahera Tengah, Oki H. Marsaoly sebagai Kepala SMA Negeri 7 Kota Tidore Kepulauan, Zainal Muhammad Zen sebagai Kepala SMK Negeri 1 Kota Ternate, serta Ellen Sintya Dewi sebagai Kepala SMA Negeri 1 Halmahera Utara.
Selain itu, Sabaria Umahuk dilantik sebagai Kepala SMA Negeri 1 Kota Ternate, Abdul Majid Kamidin sebagai Kepala SMA Negeri 1 Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Usman sebagai Kepala SMK Negeri 1 Kota Tidore Kepulauan, hingga Amirudin Sabtu Radjiloen sebagai Kepala SMA Negeri 2 Kota Ternate.
Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Sekda, disebutkan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan “Maluku Utara Bangkit, Maju, Sejahtera, Berkeadilan, dan Berkelanjutan”.
Samsuddin menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki Maluku Utara harus menjadi kekuatan dalam membangun daerah.
“Maluku Utara adalah daerah yang kaya akan keanekaragaman budaya, agama, dan adat istiadat. Keberagaman ini adalah kekuatan, bukan kelemahan. Tugas kita adalah menjaganya dan menjadikannya sebagai pemersatu,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Sumpah yang baru saja diucapkan adalah janji suci. Laksanakan amanah ini dengan penuh keikhlasan, integritas, dan semangat pengabdian. Jadikan jabatan sebagai sarana untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.
Para pejabat diminta untuk menjadi teladan dalam kejujuran, bekerja secara profesional, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan kinerja pemerintahan serta kualitas pelayanan publik di Provinsi Maluku Utara. (Redaksi/enal)
