Kemenag Malut Imbau Warga Tahan Diri Soal Konflik Halteng

Editor: Admin
Foto istimewa 

Ternate — Kepala Kantor Wilayah Kementerian agama (Kakanwil Kemenag) Maluku Utara, Amar Manaf, mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan terkait konflik antara Desa Banemo dan Desa Siben Popo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah.

Imbauan tersebut disampaikan Amar Manaf saat menghadiri kegiatan di Hotel Jati, Ternate, Minggu (5/4/2026). Ia menegaskan, setiap persoalan yang terjadi harus diserahkan kepada pihak kepolisian agar diselesaikan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Kita tidak boleh berkesimpulan atas maunya kita terhadap masalah yang kita hadapi. Serahkan kepada aparat untuk diproses secara hukum,” ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga kehidupan kebersamaan dan kerukunan umat beragama yang selama ini telah dibangun bersama di Maluku Utara. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing emosi maupun menggunakan kekerasan dalam menyikapi konflik.

“Kalau kita tidak sabar dan menggunakan pikiran kekerasan, itu akan berakhir dengan keretakan antarmasyarakat dan citra kita akan rusak. Karena itu dibutuhkan penyadaran diri dan mengutamakan kepentingan bersama,” tegasnya.

Amar juga mengungkapkan bahwa Kementerian Agama Wilayah Maluku Utara telah melakukan koordinasi dengan seluruh jajaran, mulai dari tingkat kantor Kemenag, Kepala KUA, hingga para penyuluh agama Islam dan Kristen. Koordinasi ini bertujuan agar seluruh perangkat dapat segera turun ke lapangan untuk membantu menenangkan masyarakat di masing-masing desa.

Namun demikian, ia mengakui pihaknya belum dapat melakukan pertemuan langsung dengan tokoh agama di kedua desa karena kondisi yang belum memungkinkan.

“Saat ini kami belum bisa turun untuk mempertemukan tokoh agama di Desa Banemo dan Desa Siben Popo. Jika kondisi sudah memungkinkan, kami akan turun dan mempertemukan mereka,” jelasnya.

Ia menambahkan, pertemuan tokoh agama tersebut dinilai penting sebagai langkah pemulihan hubungan sosial masyarakat agar kembali hidup berdampingan secara damai. Menurutnya, menjaga kerukunan dan kedamaian merupakan hal mutlak yang harus diwujudkan bersama oleh seluruh elemen masyarakat. (Red/Aci)

Share:
Komentar

Berita Terkini